Content

TUAN BERMAWAR MERAH

Saturday, November 10, 2012

Satu rencana tuhan selalu ada tujuan,
Harapan terkadang jadi nista
Lampaui batas kecewa dalam hidup.
Betapa tak bersyukurnya bila hanya pecundangi hidup,
Dengan selalu menunggu.

Sekarang saatnyalah mencari.
Apa itu kehebatan pribadi yang layak disanjung.
Semua bias bila hanya andalkan imaji
Harus jadi nyata.

Ikuti apa doa berkata.
Berusaha yakin bahwa tuhan maha baik
Mungkin selalu belum jawabnya.
Tapi aku yakin ada ada.

Ruang gerakku sudah sempit.
Tak pantas bila angkuh dengan keadaan
Tenang memang sebuah usaha sekarang.
Biar hasrat lari kemana, aku ikuti.

Ini sangat liar.
Ada tuan tak bertuan.
Benarkah ia ?
Otakku masih belum pandai berpikir.

Bila inginkan, bawakan saja mawar merah.
Biar aku sakit akan durinya.
Biar aku syahdu akan indahnya.
Biar aku terpesona akan warnanya.

Sejatinya aku itu harus sombong
Mengapa mudah luluh seketika.
Hanya karna mawar merah ?

Dua hari kemudian aku coba buang dalam bak sampah
Biar ia mati perlahan dan menghitam.
Wujudnya rusak.
Astaga..aku lupa !
Kenangan tetap saja berbekas.

Ohhh..ini cinta ?

Ntahlah.. aku hanya bernafsu dengan sandiwara tuhan yang sederhana.

0 komentar:

Post a Comment

Profile

My photo
23. 168cm. Agnostic. Interest with Maine Coon, GOD, black and art. Hate coackroach, insects and avocado. i'm idiot and idealist writer.thanks.

Followers

Total Pageviews